Welcome
40 Th Oom Pasikom 14 September 2007
Melalui tokoh kartun Ooom Pasikom, kartunis GM Sudarta berkarya di Harian Kompas, perjalanan ini dimulai setelah harian ini berusia dua tahun. Melalui Oom Pasikom inilah sang kartunis memotret wajah Indonesia dengan gaya humor.
Peringatan 40 tahun ini dirayakan dalam sebuah pameran krtun di Gedung Bentara Budaya Jakarta. Pameran ini akan berlangsung sampai 12 Juli mendatang sebelum berkeliling ke Yogyakarta, Malang, Surabaya, Denpasar, Semarang dan Bandung.
"Karyanya yang sarat dengan humor membuat kritikannya tidak terlalu tajam, tidak terlalu menyakitkan," kata Jakob Oetama, Pemimpin Umum Harian Kompas yang memberikan kata sambutan acara pembukaan Selasa, pukul 20.00.
Selama 40 tahun ini sosok Oom Pasikom memang sangat identik dengan Kompas. "Saya sendiri sering bingung, apakah Oom Pasikom yang mempengaruhi Kompas, atau Kompas yang banyak memperkaya Oom Pasikom," kata Jakob yang disambut dengan gelak tertawa para pengunjung yang berjubel.
GM Sudarta yang selama ini selalu melemparkan kritik pedas melalui karya kartunnya kali ini giliran mendapatkan kritik dari seniman Butet Kertaredjasa. Gaya humor sang monolog yang mengkritik sisi kehidupan sang kartunis, yaitu tentang perkawinan keduanya, rasanya kira-kira sama seperti dengan kritikan sang kartunis terhadap mereka yang dikritik selama ini. "Ojo nesu lho," kata Butet untuk meyakinkan GM Sudarta tidak marah.
Sumber berita: Kompas Online
Artikel ini sudah dikunjungi: 3667 kali.
Artikel sejenis:
[tidak ada artikel sejenis]
|